PURWODADI – Suasana religius menyelimuti halaman MA Manba’ul A’laa pada pagi hari ini, Jumat (13/03). Seluruh siswa kelas XII berkumpul untuk melaksanakan pembacaan Asmaul Husna secara berjamaah sebelum memasuki ruang ujian untuk menempuh hari terakhir Ujian Madrasah (UM) tahun ajaran 2025/2026.
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 07.25 WIB ini bertujuan untuk memberikan penguatan spiritual serta ketenangan batin bagi para siswa. Guru BK MA Manba’ul A’laa, Budi Listyono, S.Pd. menyampaikan bahwa ritual spiritual ini merupakan tradisi penting guna menyelaraskan ikhtiar lahiriah dengan doa kepada Allah SWT.

Momen Keheningan dan Harapan
Dalam pelaksanaan tersebut, para siswa tampak mengikuti setiap lantunan asma-asma Allah dengan penuh kekhusyukan. Tidak sedikit dari mereka yang terlihat menundukkan kepala, meresapi setiap makna dari 99 nama agung tersebut sebagai bentuk tawakal setelah menempuh rangkaian ujian yang cukup panjang.
“Pembacaan Asmaul Husna ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana bagi siswa untuk memohon kemudahan dan keberkahan ilmu. Kami berharap mereka tidak hanya lulus secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat secara spiritual,” ujar Budi Listyono dalam sambutan singkatnya.
Menutup Rangkaian Ujian dengan Optimisme
Setelah pembacaan doa bersama, para siswa menuju ruang ujian masing-masing dengan tertib. Pelaksanaan Ujian Madrasah hari terakhir ini dilaporkan berjalan dengan lancar tanpa kendala teknis yang berarti.
Segenap civitas akademika MA Manba’ul A’laa berharap hasil yang dicapai oleh para siswa kelas XII tahun ini dapat membanggakan dan menjadi bekal yang bermanfaat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Editor : Nurul Laili Khasanah
Tinggalkan Komentar