
PURWODADI – Keluarga besar Pondok Pesantren Manba’ul A’laa Purwodadi menggelar peringatan Haul ke-27 Ummul Ma’had, Al-Maghfurlah Ibu Nyai Hj. Ummi Hanik, pada Senin (31/8/2026). Berlokasi di Maqbaroh Sanggrahan, Getasrejo, kegiatan ini berlangsung khusyuk dengan dihadiri oleh jajaran Dzurriyah KH. Hamzah Matni, dewan guru, karyawan, serta seluruh santri dan murid dari jenjang PAUDQu, MTs, hingga MA Manba’ul A’laa.
Rangkaian acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB yang dibuka oleh KH. Moh. Sirajuddin (Gus Didin). Suasana semakin tenang dan penuh keberkahan saat pembacaan tahlil dipimpin langsung oleh KH. Ahmad Liwaaul Hamdi, M.Pd. (Gus El), yang diikuti secara serentak oleh seluruh peziarah yang hadir memadati area makam.
Sebagai puncak acara, K. Sholahuddin, S.Sos., M.Pd. (Gus Sholah) menyampaikan tausiyah yang menekankan pentingnya berbakti kepada orang tua yang telah meninggal dunia. Mengutip riwayat saat seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW mengenai cara menghormati ibu yang telah tiada, Gus Sholah memaparkan 5 amalan utama:
1. Mendoakan keselamatan dan kebaikan baginya.
2. Memintakan ampunan atas segala dosanya.
3. Melestarikan perjuangan serta nilai-nilai kebaikan yang ditinggalkan.
4. Menyambung silaturahmi dengan kerabat orang tua.
5. Memuliakan teman-teman serta sahabat dekat orang tua.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Sholah juga menceritakan sosok Almarhumah Ibu Nyai Hj. Ummi Hanik. Beliau merupakan putri kedua dari enam bersaudara pasangan KH. Madchan dan Ibu Nyai Hj. Shufiyah (Pondok Pesantren Darut Taqwa Purwodadi). Sepanjang hayatnya, Ummul Ma’had membesarkan delapan putra-putri yang kini melanjutkan syi’ar dakwah pesantren, yaitu: Gus Amirul Fata (alm), Gus Luthful Hakim (alm), Gus Sirajuddin, Gus Sholahuddin, Ning Iffatul Hanifah, Ning Hikmatul Malikah, Ning Farichatul Asna dan Gus A. Liwaaul Hamdi.
Melalui peringatan haul ini, diharapkan seluruh santri dan keluarga besar PP Manba’ul A’laa dapat meneladani kegigihan serta perjuangan Almarhumah Ibu Nyai Hj. Ummi Hanik dalam menanamkan nilai-nilai keislaman dan kebaikan.
Editor : Nurul Laili Khasanah
Tinggalkan Komentar