PURWODADI – Madrasah Aliyah (MA) Manba’ul A’laa Purwodadi menggelar prosesi pelepasan dan perpisahan siswa kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026 dengan suasana penuh khidmat dan rasa syukur. Acara yang menjadi momentum transisi bersejarah bagi para siswa ini diselenggarakan di Ballroom Firdausia Hotel Grand Master Purwodadi pada Selasa (05/05/2026), dimulai tepat pukul 07.30 WIB.
Acara dibuka oleh Ibu Diah Fatmawati, S.Pd., selaku pemandu acara, diikuti dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh M. Bahrul Muhaqqiqin yang menambah kekhusyukan suasana. Kebanggaan terhadap tanah air dan identitas madrasah pun membuncah saat seluruh hadirin menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars MA Manba’ul A’laa.
Pesan Menyentuh dari Perwakilan Siswa dan Orang Tua
Dalam sambutannya yang mewakili rekan sejawat, Angelia Cantika Putri menyampaikan apresiasi terdalam kepada kepala madrasah dan dewan guru. “Terima kasih telah membimbing kami dengan tulus. Bekal ilmu dan pengalaman ini adalah modal kami menempuh kehidupan selanjutnya. Kami berkomitmen menjaga pesan bapak/ibu guru untuk selalu menjaga shalat lima waktu, mengedepankan akhlakul karimah, dan menjadi manusia yang bermanfaat,” tuturnya.
Keharuan semakin terasa saat Bapak Danuri, ayahanda dari Zulfatus Sa’adah, memberikan sambutan mewakili wali murid. Beliau mengungkapkan rasa bangga yang luar biasa terhadap institusi ini. “Secara pribadi, ini adalah wisuda keempat kalinya anak saya di MA Manba’ul A’laa. Anak-anak saya dididik di sini sebagai wujud takdzim saya kepada KH. Hamzah Matni dan mengharap berkah beliau. Kepada anak-anak yang diwisuda, tepatilah janji ikrar alumni kalian dan selalu hormati guru di mana pun berada,” pesan Bapak Danuri.
Capaian Internasional dan Profesionalisme Guru
Kepala MA Manba’ul A’laa, Bapak Sholahuddin, S.Sos., M.Pd., dalam pidatonya menegaskan komitmen madrasah dalam mencetak lulusan unggul. Ia menyoroti keberhasilan madrasah meraih prestasi internasional, termasuk delegasi siswa yang baru saja mengikuti program di Singapura dan Malaysia.
“Alhamdulillah, dengan dewan guru yang tersertifikasi dan profesional, prestasi internasional pun bisa kita dapatkan. Mengutip Imam Al-Ghazali, potensi keberhasilan cita-cita akan semakin besar jika dibarengi dengan ilmu,” tegas Bapak Sholahuddin. Beliau juga memberikan penghargaan khusus kepada dua wali murid inspiratif, yakni Bapak Danuri dan Bapak Hardono, atas dedikasi mereka dalam mendukung pendidikan putra-putrinya.
Apresiasi senada juga datang dari Kementerian Agama Kabupaten Grobogan. Kasi Pendidikan Madrasah, Ibu Agpit Mujiyantari, SE., MM., memuji MA Manba’ul A’laa yang kini telah “mendunia”. “Ini bukan akhir, melainkan awal perjuangan. Teruslah menuntut ilmu dan jaga nama baik madrasah dengan akhlak yang mulia,” pesannya kepada para wisudawan.
Bekal Spiritual melalui Mauidhoh Hasanah
Puncak siraman rohani disampaikan oleh KH. Ahmad Liwaaul Hamdi, M.Pd. Dalam mauidhoh hasanahnya, beliau menekankan pentingnya manusia memiliki harapan dan cita-cita yang tinggi. Beliau mengutip pesan sahabat Salman Al-Farisi bahwa pencapaian cita-cita menuntut pengorbanan terhadap hal-hal yang disenangi demi tujuan yang lebih mulia.
“Jadilah pribadi yang dibanggakan oleh orang tua dan Rasulullah SAW. Gunakan ilmu untuk membedakan yang baik dan buruk, dan yakinilah bahwa Allah menjamin rezeki bagi mereka yang bersungguh-sungguh menuntut ilmu,” tutur beliau.
Momen Perpisahan yang Berkesan
Suasana ballroom sempat menjadi haru saat pemutaran video perpisahan siswa yang merangkum perjalanan tiga tahun masa sekolah. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan lagu “Syukron” dan “Titip Rindu Buat Ayah” oleh Dania Nazilatun S dan Annisa Fauziah yang memukau para hadirin.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan terakhir bagi angkatan 2025/2026 sebelum mereka melangkah menuju gerbang perguruan tinggi dan dunia kerja. (Red/ Humas)
Editor : Nurul Laili Khasanah
Tinggalkan Komentar